Tuesday, March 13, 2012

Proses Kematian dan Kehancuran Tubuh Manusia (Secara Medis)

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.


0 Menit  >>
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit >>

Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

3 Menit >>

Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 – 5 Menit >>

Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 – 9 Menit >>

Penghubung ke otak mulai mati.

1 – 4 Jam >>

Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

4 – 6 Jam >>

Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

6 Jam >>

Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

8 Jam >>

Suhu tubuh langsung menurun drastis.

24 – 72 Jam >>

Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

36 – 48 Jam >>

Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.

3 – 5 Hari >>

Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

8 – 10 Hari >>

Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

Beberapa Minggu >>

Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.

Satu Bulan >>

Kulit Anda mulai mencair.

Satu Tahun >>

Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa yg mau disombongkan org sebenarnya?

Renungan: Kita tak membawa apapun juga saat kita meninggalkan dunia yg fana ini. Jadilah manusia yang bermanfaat sebisanya dan jangan mempersulit hidup orang lain?


Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya.
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat.

Wallahua'lam
Sumber: kaskus 

Posted By Kang Santri9:40:00 AM

Monday, March 12, 2012

Rahasia Menolak dan Melawan Sihir 999% Mustajab

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - [Oleh: Em Yazid] Tulisan berikut adalah wujud dari kepedulian kami, sebab cukup banyak juga pengunjung blog ini yang masuk dengan kata kunci; do’a menolak santet,guna-guna, pelet, sihir, teluh,do’a melawan ilmu hitam dan lain-lain yang senada. Mereka adalah orang-oarang yang sedang diuji dengan permasalahan yang menurut pengalaman dan usaha yang sudah mereka lakukan terkena hal-hal yang gaib.
Disini kami tidak akan membahas tentang definisi ilmu hitam atau hakikat sihir dan santet, bukan pula akan memberikan do’a atau mantra pengusir hantu,roh jahat, penolak santet dan lain sebagainya, melainkan kami akan sedikit memberikan ulasan dari sisi psikologis.

Menurut para ahli ilmu sihir dan sejenisnya selalu menyertakan jin sebagai eksekutor utama guna menjalankan misi dari si pelaku. Dari sekian banyak pembahasan seputar masalah dunia santet, guna-guna dan sejenisnya adalah pertanyaan;
  • Adakah ilmu atau do’a terampuh untuk menolak,melawan ilmu tersebut?
  • Adakah cara manjur untuk menolak,melawan ilmu tersebut?
Jawabannya tentu beragam, sesuai keyakinan,pengalaman masing-masing, seperti halnya yang akan kita bahas disini adalah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman penulis.
Bagi orang yang merasa terancam atau diancam akan di santet atau pun sudah merasa menjadi korban ilmu tersebut, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut;

Tata ulang keyakinan

Seperti kita ketahui bahwa segala hal yang sudah dan akan terjadi tidak lepas dari izin dan kehendak Alloh, artinya kalau Alloh sudah mentaqdirkan, sudah tertulis suratan taqdir kalau kita suatu ketika dalam hidup kita didunia akan terkena santet, maka andaipun orang shalih sedunia mendo’akan kita agar terhindar dari taqdir tersebut tidak akan membawa dampak apa-apa, bwgitu pun sebaliknya, jika dalam taqdir kita tidak ada catatan kita akan terkena santet, maka andai dukun sedunia berkolaborasi ingin menyantet kita, kita akan sehat, aman-aman saja.

Kesimpulannya, kalau pikiran kita sudah beranggapan apalagi yakin kita sedang atau sudah diserang ilmu hitam, maka hakikatnya secara psikologi kita sudah terkena penyakit jiwa, was-was, takut yang berlebihan adalah penyakit jiwa (penyakit jiwa itu tidak melulu gila). Kondisi ini biasanya akan mendorong si sakit mencari “penyembuh” dengan mendatangi “orang pintar”, beruntunglah kalau bertemu dengan orang yang jujur, karena tidak sedikit yang menipu. Tidak sedikit yang berujung salah aqidah terjerumus ke kemusrikan dan berakhir dengan kekecewaan.

Keyakinan (iman)lah hal pertama yang harus dibenahi, ini sangat penting, sebab Alloh tidak mentaqdirkan sesuatu kecuali ujian itu untuk kebaikan dan perbaikan kita, selayaknya kalau kita terserang penyakit kwatir atau yakin terkena sihir obat pertama adalah merefresh iman kita.

Berdo’a sendiri dan minta dido’akan oleh orang shalih

Setelah iman kita sudah yakin, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah berdo’a, sebab do’a adalah perisai seorang mukmin, disini disebutkan mukmin bukan muslim, artinya do’a merupakan perisai orang yang beriman, yang imannya sudah benar-benar mantab tidak goyah, tidak mudah terombang-ambing oleh perasaan diri sendiri, tidak kwatir dan tidak takut selama bersama Alloh.

Apakah do’anya?
Hakikat do’a adalah wujud pengakuan kelemahan hamba yang selalu membutuhkan penciptanya yaitu Alloh SWT, tidak ada do’a paling ampuh,paling manjur, semua do’a kedudukannya sama, selama do’a itu tidak mengandung kesyirikan maka diperbolehkan, berdo’a tidak harus dengan bahasa arab. Namun demikian jika kita sedang dalam rangka menolak sihir,mengobati serangan guna-guna, menurut pengalaman penulis, Ayat kursyi bisa di baca, diamalkan.

Tata caranya bagaimana?
Bacalah sebanyak yang anda mampu, semakin banyak semakin bagus.

Kapan waktunya?
Kapan saja asal tidak ditempat-tempat terlarang seperti toilet. Sehabis sholat 5 waktu, sholat hajat,tahajjud, atau didekat orang yang disinyalir terkena sihir.

Jika kita sudah yakin adanya serangan ilmu hitam, sepanjang yang penulis ketahui dan alami, ilmu-ilmu hitam berjalan atas kerja sama antara manusia dan jin kafir, secara spontan kelihatannya ilmu hitam nampak unggul, istilahnya efeknya langsung bisa dilihat dan dirasakan, misalnya ada si pelaku ilmu hitam bilang “kamu si fulanah akan saya pelet” kepada seorang wanita ternyata tak begitu lama si wanita benar-benar lengket sama di pelaku, sebelumnya boro-boro mau dekat mendengar namanya saja sudah jijik. Kalau kita mau berikhtiyar sembari berserah diri memohon perlindungan dan pertolongan Alloh dengan membaca ayat kursyi sebanyak-sebanyaknya, tidak dibatasi sampai kapan, pokoknya sampai si korban sembuh. Kami yakin seyakin-yaklinnya kalau kita berdo’a diniati ibadah menjalankan perintah Alloh yaitu berikhtiyar dengan do’a, sehebat apapun ilmu hitam akan luruh dengan kalimah mulia Alloh SWT.

Sumber: tanbihun.com

Wallahua'lam 




Posted By Kang Santri9:30:00 PM

Tersungkur Di Jalan Janji

Filled under:



Aku memang salah satu dari kaum muslimin
Tapi aku tahu kalau aku belumlah menjadi seorang mukmin yang muttaqin

Berkali-kali rayu janji keinsyafaan ku sampaikan pada Sang Pengendali kematian
Namun sayu puji itu sarat akan kemunafikan dan kebohongan

Kembali ku tersungkur di jalan janji ku sendiri
Tertatih di bukit terjal kemaksiatan yang tak pernah sempurna ku insyafi

Asa ku berteriak ngeri
Memaki dan mencaci memandang diri sendiri

Kembali ku lafadz 'kata untuk taat' dalam bait janji
Dengan harapan Ia bersedia menerimaku seraya mencuci bersih dosa diri dan hati

Meski aku tak tahu apa yang akan terjadi dengan janji baruku nanti
Tapi yang aku tahu "aku hanyalah hamba dhoif yang selalu ingin belajar dari siapapun
bagaimana cara mendapatkan Cinta-Nya di Cintai-Nya dan Mencintai-Nya itu saja....."




Posted By Kang Santri3:51:00 PM

Sunday, March 11, 2012

Aku Menikahinya Karena-Mu

Murtakibudz Dzunub - Hari pernikahanku. Hari yang paling bersejarah dalam hidup. Seharusnya saat itu aku menjadi  makhluk  yang  paling  berbahagia.  Tapi  yang  aku  rasakan  justru  rasa  haru  biru. Betapa  tidak. Di  hari  bersejarah  ini  tak  ada  satu  pun  sanak  saudara  yang menemaniku  ke tempat  mempelai  wanita.  Apalagi  ibu.  Beliau  yang  paling  keras  menentang perkawinanku.Masih kuingat betul perkataan ibu tempo hari,

“Jadi juga kau nikah sama buntelan karung hitam’ itu ….?!?” Duh……, hatiku sempat kebat-kebit mendengar ucapan itu. Masa calon istriku disebut ‘buntelan karung hitam’.

“Kamu sudah kena pelet barangkali Yanto. Masa suka sih sama gadis hitam, gendut dengan wajah yang sama sekali tak menarik dan cacat kakinya. Lebih tua beberapa tahun lagi dibanding kamu !!” sambung ibu lagi.

“Cukup  Bu!  Cukup!  Tak  usah  ibu  menghina  sekasar  itu.  Dia  kan  ciptaan  Allah. Bagaimana  jika pencipta-Nya marah  sama  ibu…?” Kali  ini aku  terpaksa menimpali ucapan
ibu dengan sedikit emosi. Rupanya ibu amat tersinggung mendengar ucapanku.

“Oh….  rupanya  kau  lebih memillih  perempuan  itu  ketimbang  keluargamu.  baiklah Yanto. Silahkan kau menikah tapi jangan harap kau akan dapatkan seorang dari kami ada di tempatmu saat itu. Dan jangan kau bawa perempuan itu ke rumah ini !!”  
 
DEGG !!!!

“Yanto….  jangan  bengong  terus.  Sebentar  lagi  penghulu  tiba,”  teguran  Ismail membuyarkan lamunanku. Segera kuucapkan istighfar dalam hati.

“Alhamdulillah penghulu sudah  tiba. Bersiaplah …akhi,” sekali  lagi  Ismail memberi
semangat padaku.

“Aku  terima  nikahnya,  kawinnya  Shalihah  binti  Mahmud  almarhum  dengan  mas kawin  seperangkat  alat  sholat  tunai  !”  Alhamdulillah  lancar  juga  aku  mengucapkan  aqad nikah.

“Ya  Allah  hari  ini  telah  Engkau  izinkan  aku  untuk  meraih  setengah  dien. Mudahkanlah aku untuk meraih sebagian yang lain.”

Di kamar yang amat sederhana. Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama.Memandangi istriku yang  tengah  tertunduk  larut dalam dan diam. Setelah  sekian  lama kami  saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati kuberanikan diri untuk menyapanya.

“Assalamu’alaikum ….  permintaan  hafalan  Qur’annya  mau  di  cek  kapan  De’…?” tanyaku  sambil  memandangi  wajahnya  yang  sejak  tadi  disembunyikan  dalam  tunduknya.

Sebelum menikah,  istriku memang pernah meminta malam pertama hingga ke sepuluh agar aku membacakan hafalan Qur’an  tiap malam satu  juz. Dan permintaan  itu  telah aku setujui. “Nanti  saja  dalam  qiyamullail,”  jawab  istriku,  masih  dalam  tunduknya. 
 
Wajahnya  yang berbalut  kerudung  putih,  ia  sembunyikan  dalam-dalam.  Saat  kuangkat  dagunya,  ia  seperti ingin  menolak.  Namun  ketika  aku  beri  isyarat  bahwa  aku  suaminya  dan  berhak  untuk melakukan itu , ia menyerah. Kini  aku  tertegun  lama.  Benar  kata  ibu  ..bahwa  wajah  istriku  ‘tidak  menarik’.  
 
Sekelebat pikiran itu muncul ….dan segera aku mengusirnya. Matanya berkaca-kaca menatap lekat pada bola mataku.

“Bang,  sudah  saya  katakan  sejak  awal  ta’aruf,  bahwa  fisik  saya  seperti  ini.  KalauAbang  kecewa,  saya  siap  dan  ikhlas. Namun  bila Abang  tidak menyesal  beristrikan  saya, mudah-mudahan  Allah  memberikan  keberkahan  yang  banyak  untuk  Abang.  Seperti keberkahan  yang  Allah  limpahkan  kepada  Ayahnya  Imam  malik  yang  ikhlas  menerima sesuatu yang tidak ia sukai pada istrinya. Saya ingin mengingatkan Abang akan firman Allah yang  dibacakan  ibunya  Imam  Malik  pada  suaminya  pada  malam  pertama  pernikahan
mereka,” …

Dan bergaullah dengan mereka (istrimu) dengat patut (ahsan). Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjanjikan padanya kebaikan yang banyak.”(QS An-Nisa:19)

Mendengar tutur istriku, kupandangi wajahnya yang penuh dengan air mata itu lekat-lekat. Aku  teringat kisah suami yang  rela menikahi seorang wanita yang memiliki cacat  itu. Dari  rahim wanita  itulah  lahir  Imam Malik, ulama besar ummat  Islam yang namanya abadi dalam sejarah.

“Ya Rabbi aku menikahinya karena Mu. Maka turunkanlah rasa cinta dan kasih sayang milikMu pada hatiku untuknya. Agar aku dapat mencintai dan menyayanginya dengan segenap hati yang ikhlas.”

Pelan  kudekati  istriku.  Lalu  dengan  bergetar,  kurengkuh  tubuhya  dalam  dekapku. Sementara, istriku menangis tergugu dalam wajah yang masih menyisakan segumpal ragu.

“Jangan memaksakan  diri  untuk  ikhlas menerima  saya, Bang. Sungguh…  saya  siap menerima keputusan apapun yang terburuk,” ucapnya lagi.

“Tidak…De’.  Sungguh  sejak  awal  niat  Abang  menikahimu  karena  Allah.  Sudah teramat bulat niat itu. Hingga Abang tidak menghiraukan ketika seluruh keluarga memboikot untuk tak datang tadi pagi,” paparku sambil menggenggam erat tangannya.

Malam  telah  naik  ke  puncaknya  pelan-pelan.  Dalam  lengangnya  bait-bait  do’a kubentangkan pada Nya.

“Robbi, tak dapat kupungkiri bahwa kecantikan wanita dapat mendatangkan cinta buat laki-laki. Namun telah kutepis memilih istri karena rupa yang cantik karena aku ingin mendapatkan cinta-Mu. Robbi saksikanlah malam ini akan kubuktikan bahwa cinta sejatiku hanya akan kupasrahkan pada-Mu. Karena itu, pertemukanlah aku dengan-Mu dalam Jannah-Mu !”

Aku beringsut menuju pembaringan yang amat sederhana itu. Lalu kutatap raut wajah istriku  denan  segenap  hati  yang  ikhlas.  Ah,  ..  sekarang  aku  benar-benar  mencintainya. Kenapa  tidak?  Bukankah  ia  wanita  sholihah  sejati.  Ia  senantiasa  menegakkan  malam-malamnya dengan munajat panjang pada-Nya. Ia senantiasa menjaga hafalan KitabNya. Dan senantiasa melaksanakan shoum sunnah Rasul Nya.

“…dan  diantara  manusia  ada  orang-orang  yang  menyembah  tandingan-tandingan  selain  Allah. Mereka mencintainya  sebagaimana mereka mencintai  Allah. Adapun  orang-orang  yang  beriman  amat  sangat  cintanya  pada  Allah  …”  (QS.  al-Baqarah:165)
=========================================
Ya Allah  sesungguhnya aku  ini  lemah  , maka kuatkanlah aku dan aku  ini hina maka muliakanlah aku dan aku fakir maka kayakanlah aku wahai Dzat yang maha Pengasih.

Sumber : cerpenislami


Posted By Kang Santri8:22:00 PM

Sejarah Hari Dalam Dunia Islam

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - ALLAH SWT menjadikan seminggu itu terdiri dari pada tujuh hari dan didalam hari-hari tersebut terjadi peristiwa-peristiwa tertentu yang merupakan rahasia keutamaan dari hari tersebut.


 


SEJARAH HARI SABTU

   1. Tipu daya kaum Nuh terhadap Nabi Nuh
   2. Tipu daya kaum Saleh as. terhadap unta Nabi Saleh as.
  3. Tipu daya saudara-saudara Yusof terhadap Yusof as.
   4. Tipu daya Fir'un terhadap Nabi Musa.
   5. Tipu daya kaum Yahudi terhadap Nabi Isa as.
   6. Tipu daya kaum Quraisy terhadap Rasulullah SAW
   7. Tipu daya kaum Yahudi terhadap larangan Allah SWT

SEJARAH HARI AHAD

   1. Penciptaan tempat jalan bintang-bitang
   2. Penciptaan bintang-bintang yang bergerak
   3. Penciptaan api neraka yang bertingkat-tingkat
   4. Penciptaan tujuh lapis bumi
   5. Penciptaan tujuh lautan yang besar
   6. Penciptaan tujuh anggota tubuh manusia
   7. Penciptaan tujuh hari dalam seminggu

SEJARAH HARI SENIN

   1. Nabi Idris as. naik kelangit
   2. Nabi Musa as. pergi ke Gunung Thursina
   3. Turunnya dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah SWT
   4. Lahirnya Rasulullah SAW
   5. Malaikat Jibril turun menemui Rasulullah SAW
   6. Semua amalan umat ditunjukkan kepada Rasulullah SAW
   7. Rasulullah SAW wafat pada hari Isnin

SEJARAH HARI SELASA

   1. Jurjais as. dibunuh
   2. Wafatnya Nabi Yahya as.
   3. Wafatnya Nabi Zakaria as.
   4. Meninggalnya tukang sihir Fir'un
   5. Meninggalnya Asiah isteri Fir'un
   6. Sapi Bani Israil disembelih
   7. Meninggalnya Habil putera Adam as.

SEJARAH HARI RABU

   1. Kehancuran Auj bin Unuq
   2. Kehancuran Qarun
   3. Kehancuran Fir'un
   4. Kebinasaan Namruz bin Kan'an
   5. Kehancuran! kaum Sa leh as.
   6. Kehancuran Syadad bin 'Aad
   7. Kebinasaan kaum Hud

SEJARAH HARI KHAMIS

   1. Nabi Ibrahim as menghadap Raja Mesir
   2. Tukang memberi minum Raja Mesir memperolwhi kebebasan
   3. Saudara-saudara Yusuf as menemuinya
   4. Bunyamin datang ke Kota Mekah
   5. Ya'akub as datang ke Mesir
   6. Nabi Musa masuk ke Mesir
   7. Rasulullah SAW masuk ke Kota Mekah

SEJARAH HARI JUMA'AT

(ada sesetengah dr kita yg masih tak tahu dan tertanya2 kenapa orang selalu bernikah pada hari Jumaat) Ini jawabannya.

   1. Pernikahan antara Nabi Adam as dengan Siti Hawa
   2. Pernikahan anatara Nabi Yusuf as dengan Zulaikha
   3. Pernikahan antara Nabi Musa as dengan Shafrawa
   4. Pernikahan Nabi Sulaiman as dengan Ratu Balqis
   5. Pernikahan anatara Nabi Muhammad SAW dengan Siti Khadijah
   6. Pernikahan antara Rasulullah SAW dengan Siti Aisyah
   7. Pernikahan antara Sayyidina Ali as dengan Siti Fatimah

Sumber: forum.vivanews.com


Posted By Kang Santri7:57:00 PM

Makna Sebuah Titipan

Filled under:



Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu 
diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
 kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan 
bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya yang
tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah 
untuk beribadah...

"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"


Posted By Kang Santri4:19:00 PM

Saturday, March 10, 2012

Pembahasan Shalat Jama' dan Qashar

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - Menjama' shalat adalah mengumpulkan dua shalat dalam satu waktu. Bila dilakukan diwaktu shalat yang awal (misalnya, dhuhur dan ashar dilakukan pada waktu dhuhur) maka disebut jama' taqdim, dan bila dilakukan dalam waktu yang kedua (seperti, maghrib dengan isya' yang dikerjakan pada waktu isya') maka disebut jama' ta'khir.

Catatan: 
Shalat-shalat yang dijama' adalah duhur dengan ashar dan maghrib dengan isya'. Sedang subuh tidak bisa dijama'. Dan shalat jama'-qashar  ini juga termasuk dalam bagian udzur dalam shalat.



1. Tertib, artinya mengerjakan dua shalat secara urut. Misalnya, dhuhur di jama' dengan ashar maka dhuhur harus didahulukan tidak boleh dibalik dengan mengerjakan shalat ashar.

2. Niat jama', yang bersamaan dengan takbiratul ihram shalat yang pertama, misalnya dhuhur.

3. Muwalah (terus menerus) antara dua shalat yang dijama' tidak  boleh diselingi ibadah atau pekerjaan yang lain.



1. Niat jama' ta'khir diwaktu shalat yang pertama.

2. Mengerjakan shalat yang kedua (ashar atau isya') masih dalam perjalanan. Bila dikerjakan sudah sampai dirumah maka tidak boleh dijama' ta'khir. Menurut qaul (pendapat) yang shahih dalam jama' ta'khir tidak disyaratkan tartib, muwalah dan niat jama'.


Sedang yang dimaksud dengan meng-qashar shalat adalah memperpendek/meringkas rakaat shalat.

Catatan: 
Shalat yang di qashar adalah shalat yang jumlah rakaatnya ada empat, yakni dhuhur, ashar dan isya'. Sedang maghrib dengan subuh tidak bisa di qashar.



1. Bepergian yang bukan untuk tujuan maksiat.

2. Jauh perjalanan minimal 88,5 km.

3. Shalat yang di qashar adalah shalat ada' (bukan shalat qadha') yang empat rakaat.

4. Niat qashar bersama dengan takbiratul ihram.

5. Tidak boleh ber-makmum pada orang yang melakukan shalat sempurna (tidak meng-qashar)




1. Niat shalat dhuhur dan ashar dengan jama' taqdim

 
أصل فرض الظهر أربع ركعات مجموعا اليه العصر جمع تقديم لله تعالى
Usholli fardhodhdhuhri 'arba'a roka'atin majmu'an ilaihil 'ashru jam'a taqdimin lillahi ta'ala
 
أصل فرض العصر أربع ركعات مجموعا بالظهر جمع تقديم لله تعالى
Usholli fardhol'ashri 'arba'a roka'atin majmu'an bidhdhuhri jam'a taqdimin lillahi ta'ala

2. Niat shalat dhuhur dan ashar dengan jama' ta'khir

أصل فرض الظهر أربع ركعات مجموعا بالعصر جمع تأخير لله تعالى
 Usholli farhodhuhri 'arba'a roka'atin majmu'an bil'ashri jam'a ta'khirin lillahi ta'ala

أصل فرض العصر أربع ركعات مجموعا اليه الظهر جمع تقديم لله تعالى
 Usholli fardhol 'ashri 'arba'a roka'atin majmu'an bil'ashri ilaihidhdhuhru jam'a taqdimin lillahi ta'ala
 
3. Niat shalat maghrib dan isya' dengan jama' taqdim

أصل فرض المغرب ثلاث ركعات مجموعا اليه العشاء جمع تقديم لله تعالى
 Usholli fardhol maghribi tsalatsa roka'atin majmu'an ilaihil 'isya'u jam'a taqdimin lillahi ta'ala

أصل فرض العشاء أربع ركعات مجموعا بالمغرب جمع تقديم لله تعالى
Usholli fardhol isya'i arba'a roka'atin majmu'an bilmaghribi jam'a taqdimin lillahi ta'ala
 
4. Niat shalat maghrib dan isya' dengan jama' ta'khir

أصل فرض المغرب ثلاث ركعات مجموعا  بالعشاء جمع تأخير لله تعالى

أصل فرض العشاء اربع ركعات مجموعا اليه المغرب جمع تأخير لله تعالى

5. Niat shalat dhuhur, ashar atau isya' dengan qashar

أصل فرض الظهر ركعتين قصرا لله تعالى

أصل فرض العصر ركعتين قصرا لله تعالى

أصل فرض العشاء ركعتين قصرا لله تعالى

6. Niat shalat dhuhur dan ashar dengan jama' taqdim sekaligus qashar

أصل فرض الظهر ركعتين مجموعا اليه العصر جمع تقديم قصرا لله تعالى

أصل فرض العصر ركعتين مجموعا بالظهر جمع تقديم قصرا لله تعالى
 
7. Niat shalat dhuhur dan ashar dengan jama' ta'khir sekaligus qashar

أصل فرض الظهر ركعتين مجموعا بالعصر جمع تأ خير قصرا لله تعالى

أصل فرض العصر ركعتين مجموعا اليه الظهر جمع تأ خير قصرا لله تعالى

8. Niat shalat isya' dengan jama' taqdim/ta'khir sekaligus qashar

أصل فرض العشاء ركعتين مجموعا بالمغرب جمع تقديم قصرا لله تعالى

أصل فرض العشاء ركعتين مجموعا اليه المغرب جمع تأ خير قصرا لله تعالى



Keterangan:
Diperbolehkan menjama' sekaligus meng-qashar shalat. Contoh: Maghrib dengan isyak bisa di jama' dan di qashar, tapi hanya isya' saja yang bisa di qashar menjadi dua rakaat, sedang maghrib tetap dikerjakan dengan sempurna tiga rakaat.



Posted By Kang Santri12:45:00 PM

Motivasi Brian Dyson

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - Brian Dyson, mantan CEO Coca Cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik.  Katanya, "Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan 5 bola di udara.

Kita bisa menamai bola-bola itu dengan sebutan:
  1. Pekerjaan
  2. Keluarga
  3. Semangat
  4. Kesehatan
  5. Sahabat

Kita harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh.

Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu di antara 5 bola tersebut, lepaskanlah "Pekerjaan" karena pekerjaan adalah BOLA KARET.

Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali.

Namun 4 bola lain sepeti Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat adalah BOLA KACA.

Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!"


Kemudian, Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.

Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan (bola karet). Bahkan kita mengorbankan keluarga, kesehatan, sahabat, dan semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut. 
Contohnya:

- Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga,
- Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita tidak memperhatikan kesehatan,
- Demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan sahabat baik.

Bukan berarti pekerjaan tidak penting! Tapi jangan sampai uang atau pekerjaan menjadi "berhala" dalam hidup kita.

Ingat, kalaupun kita kehilangan, uang selalu bisa dicari lagi. Tapi jika keluarga sudah "terjual", ke mana kita bisa membelinya lagi? Apakah kita bisa membeli sahabat? Apakah kesehatan kita bisa kembali normal, jika kita terkena penyakit kritis? Mari jaga agar prioritas hidup kita tetap seimbang!"



Posted By Kang Santri10:29:00 AM

Adab Berbicara, Mendengar dan Berdebat

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - "Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan satu kata yang diridhai Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang ia tidak mengira yang akan mendapatkan demikian sehingga dicatat oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala keridhoan-Nya bagi orang tersebut sampai nanti hari Kiamat. Dan seorang lelaki mengucapkan satu kata yang dimurkai Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang tidak dikiranya akan demikian, maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala mencatatnya yang demikian itu sampai hari Kiamat."   

(HR Tirmidzi dan ia berkata hadits hasan shahih juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah).



1. Semua pembicaraan harus kebaikan, (QS 4/114, dan QS 23/3), dalam hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam disebutkan:

"Barangsiapa yang beriman pada ALLAH dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau lebih baik diam." (HR Bukhari Muslim).

2. Berbicara harus jelas dan benar, sebagaimana dalam hadits Aisyah ra:

"Bahwasanya perkataan rasuluLLAH Sholalllohu 'Alaihi Wasalam itu selalu jelas sehingga bias difahami oleh semua yang mendengar." (HR Abu Daud).

3. Seimbang dan menjauhi bertele-tele, berdasarkan sabda nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku nanti di hari Kiamat ialah orang yang banyak omong dan berlagak dalam berbicara." Maka dikatakan: Wahai rasuluLLAH kami telah mengetahui arti ats-tsartsarun dan mutasyaddiqun, lalu apa makna al-mutafayhiqun? Maka jawab nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam: "Orang2 yang sombong." (HR Tirmidzi dan dihasankannya)

4. Menghindari banyak berbicara, karena kuatir membosankan yang mendengar, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Wa'il:

Adalah Ibnu Mas'ud ra senantiasa mengajari kami setiap hari Kamis, maka berkata seorang lelaki: Wahai abu AbduRRAHMAN (gelar Ibnu Mas'ud)! Seandainya anda mau mengajari kami setiap hari? Maka jawab Ibnu Mas'ud : Sesungguhnya tidak ada yang menghalangiku memenuhi keinginanmu, hanya aku kuatir membosankan kalian, karena akupun pernah meminta yang demikian pada nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam dan beliau menjawab kuatir membosankan kami (HR Muttafaq 'alaih).

5. Mengulangi kata-kata yang penting jika dibutuhkan, dari Anas ra bahwa adalah nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam jika berbicara maka beliau Sholalllohu 'Alaihi Wasalam mengulanginya 3 kali sehingga semua yang mendengarkannya menjadi faham, dan apabila beliau Sholalllohu 'Alaihi Wasalam mendatangi rumah seseorang maka beliau Sholalllohu 'Alaihi Wasalam pun mengucapkan salam 3 kali. (HR Bukhari).

6. Menghindari mengucapkan yang bathil, berdasarkan hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan satu kata yang diridhai ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala yang ia tidak mengira yang akan mendapatkan demikian sehingga dicatat oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala keridhoan-NYA bagi orang tersebut sampai nanti hari Kiamat. Dan seorang lelaki mengucapkan satu kata yang dimurkai ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala yang tidak dikiranya akan demikian, maka ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala mencatatnya yang demikian itu sampai hari Kiamat." (HR Tirmidzi dan ia berkata hadits hasan shahih; juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah).

7. Menjauhi perdebatan sengit, berdasarkan hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapatkan hidayah untuk mereka, melainkan karena terlalu banyak berdebat." (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Dan dalam hadits lain disebutkan sabda nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Aku jamin rumah didasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah ditengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, dan aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaqnya." (HR Abu Daud).

8. Menjauhi kata-kata keji, mencela, melaknat, berdasarkan hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Bukanlah seorang mu'min jika suka mencela, mela'nat dan berkata-kata keji." (HR Tirmidzi dengan sanad shahih).

9. Menghindari banyak canda, berdasarkan hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Sesungguhnya seburuk-buruk orang disisi ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala di hari Kiamat kelak ialah orang yang suka membuat manusia tertawa." (HR Bukhari)

10. Menghindari menceritakan aib orang dan saling memanggil dengan gelar yang buruk, berdasarkan QS 49/11, juga dalam hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Jika seorang menceritakan suatu hal padamu lalu ia pergi, maka ceritanya itu menjadi amanah bagimu untuk menjaganya." (HR Abu Daud dan Tirmidzi dan ia menghasankannya).

11. Menghindari dusta, berdasarkan hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Tanda-tanda munafik itu ada 3, jika ia bicara berdusta, jika ia berjanji mengingkari dan jika diberi amanah ia khianat." (HR Bukhari).

12. Menghindari ghibah dan mengadu domba, berdasarkan hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam:

"Janganlah kalian saling mendengki, dan janganlah kalian saling membenci, dan janganlah kalian saling berkata-kata keji, dan janganlah kalian saling menghindari, dan janganlah kalian saling meng-ghibbah satu dengan yang lain, dan jadilah hamba-hamba ALLAH yang bersaudara." (HR Muttafaq 'alaih)

13. Berhati-hati dan adil dalam memuji, berdasarkan hadits nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam dari AbduRRAHMAN bin abi Bakrah dari bapaknya berkata:

Ada seorang yang memuji orang lain di depan orang tersebut, maka kata nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam: "Celaka kamu, kamu telah mencelakakan saudaramu! Kamu telah mencelakakan saudaramu!" (2 kali), lalu kata beliau Sholalllohu 'Alaihi Wasalam: "Jika ada seseorang ingin memuji orang lain di depannya maka katakanlah: Cukuplah si fulan, semoga ALLAH mencukupkannya, kami tidak mensucikan seorangpun disisi ALLAH, lalu barulah katakan sesuai kenyataannya." (HR Muttafaq 'alaih dan ini adalah lafzh Muslim).

Dan dari Mujahid dari Abu Ma'mar berkata: Berdiri seseorang memuji seorang pejabat di depan Miqdad bin Aswad secara berlebih-lebihan, maka Miqdad mengambil pasir dan menaburkannya di wajah orang itu, lalu berkata: Nabi Sholalllohu 'Alaihi Wasalam memerintahkan kami untuk menaburkan pasir di wajah orang yang gemar memuji. (HR Muslim).


Adab Mendengar

1. Diam dan memperhatikan (QS 50/37).

2. Tidak memotong/memutus pembicaraan.

3. Menghadapkan wajah pada pembicara dan tidak memalingkan wajah darinya sepanjang sesuai dengan syariat (bukan berbicara dengan lawan jenis).

4. Tidak menyela pembicaraan saudaranya walaupun ia sudah tahu, sepanjang bukan perkataan dosa.

5. Tidak merasa dalam hatinya bahwa ia lebih tahu dari yang berbicara.

Adab Menolak/Tidak Setuju

1. Ikhlas dan menghindari sifat senang menjadi pusat perhatian.

2. Menjauhi ingin tersohor dan terkenal.

3. Penolakan harus tetap menghormati dan lembut serta tidak meninggikan suara.

4. Penolakan harus penuh dengan dalil dan taujih.

5. Menghindari terjadinya perdebatan sengit.

6. Hendaknya dimulai dengan menyampaikan sisi benarnya lebih dulu sebelum mengomentari yang salah.

7. Penolakan tidak bertentangan dengan syariat.

8. Hal yang dibicarakan hendaknya merupakan hal yang penting dan dapat dilaksanakan dan bukan sesuatu yang belum terjadi.

9. Ketika menolak hendaknya dengan memperhatikan tingkat ilmu lawan bicara, tidak berbicara di luar kemampuan lawan bicara yang dikuatirkan menjadi fitnah bagi diri dan agamanya.

10. Saat menolak hendaknya menjaga hati dalam keadaan bersih, dan menghindari kebencian serta penyakit hati.

Posted By Kang Santri9:51:00 AM

Thursday, March 8, 2012

Terbongkarnya Kepalsuan Sejarah 'Tembok Ratapan' Kaum Yahudi

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - Seorang dosen dari universitas Palestina menjadi akademisi yang sekali lagi membahas  sejarah dan menyatakan bahwa sejarah Yahudi di Yerusalem, yang oleh para Yahudi sebagai ibu kota mereka selama 1.600 tahun sebelum Nabi Muhammad menyampaikan agama Islam. Dosen tersebut menyangkal bahwa adanya hubungan orang-orang Yahudi dengan Tembok Ratapan dari Kuil Yahudi. 
 

Shamekh Alawneh, seorang dosen sejarah modern di Universitas Terbuka Al-Quds, berkata bahwa Yahudi menciptakan hubungan dengan tembok tersebut untuk tujuan Politik, untuk meyakinkan Yahudi Eropa dan Zionis untuk datang ke Palestina.



Alawneh berkata, "Tujuan dari Yahudi untuk memberi nama tembok tersebut sebagai "Tembok Ratapan" kepada tembok ini merupakan sesuatu yang politis. Para Yahudi tidak memiliki pilihan lain kecuali untuk menciptakan sebuah alasan mengenai Yerusalem untuk menyebarkan diantara para Zionis atau Yahudi Eropa untuk berhubungan dengan sesuatu yang konkret dari masa lalu Yerusalam. Mereka membuat klaim palsu dan menyebut Tembok Buraq sebagai Tembok Ratapan.


"Tembok tersebut tidak mempunyai akar sejarah," ujarnya dalam sebuah program televisi yang berjudul Yerusalem – Sejarah dan Budaya. "Ini adalah istilah politik untuk , memenangkan hati dan dukungan dari Zionis di Eropa sehingga mereka akan berpindah dan masuk ke Palestina. Tidak lebih.

Pembawa acara tersebut juga merujuk ke "Yahudisasi" dari Yerusalem dan rencana Yahudi untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa.

Juni lalu, WND mengutip kepala staf Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang menyatakan bahwa Yerusalem adalah milik umat Muslim. Ia memeperingatkan bahwa gerakan apapun, atau serangan apapun oleh Israel, yang mengganggu kompleks Al-Quds akan dibalas oleh 1,5 milyar Muslim dunia.

"Yerusalem adalah Muslim. Masjid Al Aqsa dan Haarem Al Sharif adalah 100 persen Muslim. Israel bermain dengan api ketika mereka mengancam Al-Aqsa dengan penggalian yang sedang mereka lakukan, " ujar kepala staf Abbas, Rafiq Al Husseini.


Dalam sebuah wawancara ekslusif pada bulan Maret 2007, Taysir Tamimi, Pemimpin dari Pengadilan Palestina dan salah satu dari pemimpin Muslim yang paling berpengaruh di Israel, mengatakan bahwa Kuil Yahudi tersebut tidak pernah ada, dan Tembok Ratapan sebenarnya adalah tempat dimana Nabi Muhammad mengikatkan kendaraan ajaibnya, Masjid Al Aqsa dibangun oleh para malaikat dan Ibrahim, Musa dan Isa adalah nabi-nabi dalam Islam.

Tamimi dianggap sebagai ulama terpenting Palestina setelah Muhammad Hussein, Mufti Agung Yerusalem.

"Israel memulai sejak 1967 membuat penggalian arkeologis untuk menunjukan bukti-bukti adanya hubungan antara Yahudi dengan kota tersebut, dan mereka tidak menemukan apapun. Tidak ada koneksi terhdap Israel sebelum Yahudi memasuki wilayah ini pada tahun 1880," ujar Tamimi.

Tamimi berkata bahwa deskripsi dari deskripsi dari Kuil Yahudi di Taurat dan di tulisan Byzantine dan Roma dari periode Kuil tersebut merupakan hasil pemalsuan, dan bahwa Taurat telah dipalsukan. (iw/inn/wnd)  

Sumber: www.suaramedia.com


Posted By Kang Santri9:04:00 PM

Wednesday, March 7, 2012

Gadis Kecil Bernama Bar'ah (Kisah Haru)

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - Ini  adalah  kisah  gadis  berumur  10  tahun  bernama Bar`ah,  yang  orangtuanya  dokter  dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.  

Pada usia ini, Bar `ah menghafal seluruh Al Qur’an dengan tajweed, dia sangat cerdas dan gurunya mengatakan bahwa dia sudah maju untuk anak seusianya. Keluarganya kecil dan  berkomitmen untuk  Islam dan ajaran-ajarannya. 

Hingga  suatu hari  ibunya mulai merasa sakit  perut  yang  parah  dan  setelah  beberapa  kali  diperiksakan  diketahuilah  ibu  bar’ah menderita kanker, dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.

Ibu bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan  tidak menemukan  ibunya  di  sampingnya. Dan  inilah  ucapan  ibu  bar’ah  kepadanya  

“Bar`ah  aku  akan  pergi  ke  surga  di  depan Anda,  tapi  aku  ingin  kamu  selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak.. “

Gadis  kecil  itu  tidak  benar-benar mengerti  apa  yang  ibunya  berusaha  beritahukan. Tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan  ibunya,  terutama ketika  ia mulai dipindahkan ke  rumah  sakit  untuk  waktu  yang  lama.  Gadis  kecil  ini  menggunakan  waktu  sepulang  sekolahnya  untuk  menjenguk  ibunya  ke  rumah  sakit  dan  membaca  Quran  untuk  ibunya  sampai  malam  sampai  ayahnya  datang  dan  membawanya  pulang.

Suatu  hari  pihak  rumah  sakit memberitahu  ayah  bar’ah  bahwa  kondisi  istrinya  itu  sangat  buruk dan ia perlu datang secepat dia bisa melalui telepon, sehingga ayah bar’ah menjemput  Bar `ah dari sekolah dan menuju ke rumah sakit. Ketika mereka tiba di depan rumah sakit ia  memintanya untuk  tinggal di mobil …  sehingga  ia  tidak akan  shock  jika  ibunya meninggal  dunia.

Ayah keluar dari mobilnya, dengan penuh air mata di matanya, ia menyeberang jalan untuk masuk rumah sakit,  tapi  tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah bar’ah dan ia meninggal seketika di depan putrinya itu…tak terbayangkan ..tangis gadis  kecil ini pada saat itu…!

Tragedi  Bar  `ah  belum  selesai  sampai  di  sini…  berita  kematian  ayahnya  yang  disembunyikan dari  ibu bar’ah yang masih opname di rumah sakit, namun setelah  lima hari  semenjak kematian suaminya akhirnya ibu bar’ah meninggal dunia juga. Dan kini gadis kecil  ini  sendirian  tanpa  kedua  orangtuanya  ,  dan  oleh  orangtua  teman-teman  sekolah  bar’ah  memutuskan untuk mencarikan kerabatnya di Mesir, sehingga kerabatnya bisa merawatnya.

Tak  berapa  lama  tinggal  di mesir  gadis  kecil Bar  `ah mulai mengalami  nyeri mirip dengan  ibunya dan oleh keluarganya  ia  lalu diperiksakan  , dan  setelah  beberapa kali  tes di dapati  bar’ah  juga  mengidap  kanker …  tapi  sungguh  mencengangkan  kala  ia  di  beritahu kalau ia menderita kanker. 

Inilah perkataan bar’ah kala itu: “Alhamdulillah, sekarang aku  akan bertemu dengan kedua orang tua saya.” 

Semua  teman-teman  dan  keluarga  terkejut.  Gadis  kecil  ini  sedang  menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan dia  tetap sabar dan  ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah untuknya!…..Subhanallah 

Orang-orang mulai mendengar tentang Bar `ah dan ceritanya, dan Saudi memutuskan untuk mengurusnya … ia mengirimnya ke Inggris untuk pengobatan penyakit ini.

Salah  satu  saluran  TV  Islam  (Al Hafiz  –  The  pelindung) mendapat  kontak  dengan gadis kecil  ini dan memintanya untuk membaca Quran … dan  ini  adalah  suara  yang  indah  yang di lantunkan oleh bar’ah …

http://www.youtube.com/watch?v=NnNS9ID9Ecw
Link Bar’ah recited

Mereka  menghubungi  lagi  Bar’ah  sebelum  ia  pergi  ke  Coma(nama  kota)  dan  dia berdoa untuk kedua orangtuanya dan menyanyikan Nasheed …
http://www.youtube.com/watch?v=yD5S-jtxFls
Link Bar’ah Nasheed

Hari-hari  terlewati  dan  kanker  mulai  menyebar  di  seluruh  tubuhnya,  para  dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya, dan ia telah bersabar dengan apa yang ditetapkan  Allah  baginya  …  tapi  beberapa  hari  setelah  operasi  amputasi  kakinya  kanker  sekarang  menyebar  ke  otaknya,  lalu  oleh  dokter memutuskan  untuk melakukan  operasi  otak …  dan  sekarang bar’ah berada di sebuah rumah sakit di Inggris menjalani perawatan.

Silakan berdoa untuk Bar’ah, dan bagi saudara-saudara kita di seluruh dunia.

Video bar’ah lainnya .. .
http://www.youtube.com/watch?v=gkIO02s6Ywg
Link Bar’ah recited

"Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang
Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu" [Al Baqarah:45]  








 











Notes :
Translated and edited by Me
Notes ini aslinya sourcenya masih berbahasa inggris jadi saya minta maaf jika ada kata-kata
atau kalimat yang gak jelas dan salah. 


Posted By Kang Santri8:22:00 PM