Showing posts with label Mutiara Kata. Show all posts
Showing posts with label Mutiara Kata. Show all posts

Monday, February 25, 2013

Mutiara kata (Image)

Filled under:














Kemarahan itu tidaklah abadi
Sabarlah menunggunya reda kembali
Kekecewaan juga tidaklah abadi
Berlapanglah sembari menenangkan hati
Jangan terburu minta pendapat pada emosi

Kebahagiaan itu terletak jauh didalam hati
Jika kita merasa tidak bahagia
Tengoklah kembali hati
Tanyakan apa sebenarnya yang terjadi

Sesakit apapun yang dirasai hati
Janganlah terlalu membenci
Barangkali sebagian obatnya ada pada
meraka yang kita anggap telah melukai















Tidak adil buatmu
Jika aku membandingkan
Kekuranganmu dengan
Kelebihan wanita selainmu

Jangan bersusah payah
Hanya ingin terlihat sempurna dimataku
Karena hakmu adalah tiadanya sempurna
Sebagaimana denganku

Mungkin ada satu hal yang 
Tidak pernah kau tahu
Aku menyayangi kekuranganmu
Karena itu adalah ladang amal buatku

Satu yang aku minta darimu
Tolong mintakan kepada Tuhan
Untuk senantiasa menganugerahkan sifat sabar buatku















Akan tiba saatnya nanti
Kita akan ditinggalkan
Atau kita yang meninggalkan

Selayaknya, ikhtiarlah untuk menyuguhkan
Saat-saat terindah selagi masih ada waktu
Siapa tahu itu adalah waktu terakhir kita bisa
Memanjakan dan membahagiakannya














Kadangkala kerinduan itu bisa menganiaya hati
Mencabik dan meninggalkan torehan luka yang teramat pedih
Andai hal itu terjadi, kuasailah hati untuk tidak
mendendam kepada yang dirindui, karena hal itu akan semakin menyakiti diri.


Obatilah kerinduan itu sedikit demi sedikit
dengan mengadukan kepada Dia yang menciptakan rasa rindu
Nikmatilah kerinduan itu bersama lantunan do'a
Supaya dia yang dirindui selalu dalam penjagaanNya



Jl. Napak Tilas 22 Pebruari 2013 20:39 wib.
(Dengan iringan music Sigma - Istikharah Cinta)

Posted By Kang Santri11:30:00 AM

Monday, December 3, 2012

Bahagia dan Sedih Tak Ubahnya Karya Seni

Filled under: ,

Kebahagiaan dan kesedihan adalah sebuah seni dalam hidup, karena terlalu sayang jika kita lewatkan begitu saja tanpa menikmati (mensyukuri dan menyuguhkan sikap terbaik). Karena melalui itu lah proses pendewasaan diri (terlebih urusan iman) kita terbentuk. [Murtakibudz Dzunub]


Posted By Kang Santri7:44:00 PM

Wednesday, November 14, 2012

Mutiara Kata Ali bin Abi Thalib (Tentang Masa Depan)

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.

Keyakinan hanya tinggal pemikiran yang tidak berbekas dalam perbuatan.

Ada yang punya ilmu tapi tidak paham, ada yang paham ilmu tapi tidak mengamalkannya.

Ada yang pintar tapi tukang membodohi umat, ada yang bodoh malah sok pintar.

Ada yang beragama tapi tidak berakhlaq, ada yang berakhlaq tapi tidak bertuhan.

Ada orang baik tapi tidak berakal, ada orang berakal tapi tidak beriman.

Ada yang berlisan bijak tapi tidak memberi teladan, ada juga penzina yang tampil sebagai figur panutan.

Ada yang berlisan fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyu` namun sibuk dalam kesendirian.

Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombong iblis, ada ahli maksiat tapi rendah hati bagaikan. sufi

Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.

Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat, ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.





[dari berbagai sumber]




Posted By Kang Santri12:46:00 PM

Monday, October 22, 2012

Mutiara Hikmah Dari Imam Syafi'i (Anti Galau)

Murtakibudz Dzunub - Janganlah gundah dengan segala derita
Karena cobaan dunia hanya sementara

Tangguhkan jiwa atas segala nestapa
Hiasi diri dengan maaf dan sikap setia


Semua aib akan dapat tertutup dengan kelapangan dada
Layaknya kedermawanan menutupi cela manusia

Tak ada kesedihan yang abadi, begitupun suka ria
Dan tak ada pula cobaan yang kekal, begitupun riang gembira

Di depan musuh, janganlah engkau bersikap lemah
Karena hinaan dari seteru adalah bencana

Rizkimu takkan berkurang karena ditunda
Dan takkan bertambah karena lelah mencarinya

Bila engkau punya hati qona'ah bersahaja
Tak ada bedanya engkau dengan pemilik dunia

Bila kematian sudah datang waktunya
Tak ada lagi langit dan bumi yang bisa membela

Dan jangan pernah berharap dari kikir durjana
Karena api takkan menyediakan air untuk si haus dahaga

Ingatlah, dunia Allah sangat luas tak terhingga
Tapi bila takdir tiba, angkasa pun sempit terasa
Maka biarkanlah hari berlalu setiap masanya
Karena kematian tak ada obat penawarnya

Biarkan hari berlalu dengan segala lakunya, Lapangkan dada atas segala Takdir-Nya

Posted By Kang Santri10:22:00 AM

Saturday, April 28, 2012

Mutiara Keimanan

Filled under: ,

Rasulullah Saw. bersabda:

Sepuluh macam orang dari ummatku mereka telah kafir namun merasa dirinya muslim. Ialah pembunuh muslim tanpa alasan. Ahli sihir, sebagaimana dikecam Al-Qur’an. Suami yang tak curiga terhadap istrinya. Orang yang enggan mengeluarkan zakat harta bendanya. Peminum minuman yang memabukkan. Orang yang telah wajib haji namun belum juga melaksanakannya. Penyebar fitnah dengan segala kebohongan. Penjual senjata pada pengacau keamanan. Menyetubuhi istri pada anusnya. Dan menikahi perempuan yang jelas
mahramnya.


Abu Bakar r.a. mengatakan:

Apabila seseorang telah dianugrahi sepuluh anugrah dari Ilahi sungguh ia telah dilindungi dari malapetaka yang menyelimuti. Dan termasuk hamba yang dekat dengan Ilahi serta memperoleh penghargaan “orang suci”,

Pertama, kejujuran abadi disertai ketulusan hati
Kedua, kesabaran sempurna disertai rasa syukur sepanjang masa
Ketiga, kondisi fakir disertai sikap zuhud yang selalu hadir
Keempat, tafakur tentang makhluk disertai lapar yang mengetuk
Kelima, kegelisahan jiwa disertai ketakwaan pada Sang Esa
Keenam, kesungguhan hati disertai sifat rendah hati
Ketujuh, ramah tamah disertai sayang dan penuh kasih
Kedelapan, cinta sejati disertai upaya mawas diri
Kesembilan, ilmu manfaat disertai kemauan untuk berbuat
Kesepuluh, iman yang teguh disertai akal yang kukuh


Umar bin Khaththab r.a. mengatakan:

Akal akan binasa, tanpa usaha menjauhi dosa
Pekerjaan akan sia-sia tanpa didasari ilmu yang berguna
Kekuasaan akan sirna bila keadilan tidak tercipta
Jabatan tiada gunanyatanpa pekerti yang mulia
Kebahagiaan tiada artinya tanpa adanya hati yang rela
Kekayaan akan binasa apabila tak pernah diderma
Kefakiran akan nestapa tanpa adanya jiwa lapang dada
Kejayaan takkan tercipta tanpa rendah diri hati sang penguasa.
Perjuangan takkan lama tanpa upaya terus membina
Dan keuntungan tak akan seberapa tanpa didukung iman dan takwa

Utsman bin Affan r.a. berkata:

Sungguh sia-sia Orang alim yang tidak dimanfaatkan Ilmu yang tidak disosialisasikan Pemikiran benar yang dikesampingkan Pedang yang tidak dipergunakan Dan umur panjang yang disia-
siakan


Ali bin Abi Thalib r.a. berkata:

Sebaik-baik warisan adalah ilmu yang berguna
Sebaik-baik tindakan adalah akhlak yang mulia
Sebaik-baik bekal adalah takwa
Sebaik-baik dagangan adalah taat beragama
Sebaik-baik sahabat adalah perilaku utama
Sebaik-baik pendamping adalah sikap bijaksana
Sebaik-baik kekayaan adalah jiwa lapang dada
Sebaik-baik pertolongan adalah petunjuk yang sebenarnya
Dan sebaik-baik guru adalah kematian yang akan tiba



Posted By Kang Santri11:11:00 AM

Wednesday, February 29, 2012

Motivasi Cinta Dan Kehidupan

Filled under:

Murtakibudz Dzunub - Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ? Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ? Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ? Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ? Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat.

Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia melainkan awal dari kehidupan yang baru.

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka

Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sambil berkata , "Aku turut berbahagia untukmu"

Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..

Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu

Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, "Aku lupa"
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata,  "Tunggu sebentar "
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, "Tinggalkan aku sendiri"

Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata

Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati daripada air mata yang
keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu yang bekasnya tidak akan pernah hilang

Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus... meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri...

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya.

***********

Artikel Motivasi dan Hikmah:

Kehidupan Memang Seperti Ini

Posted By Kang Santri9:58:00 AM

Thursday, February 9, 2012

Kata Mutiara Cinta Ala Santri

Filled under:


"Asmara adalah api Allah yang menyala, dimana datang dan perginya adalah dihati"

"Tanda-tanda cinta itu tidaklah samar pada seseorang, seperti halnya pembawa 

minyak kasturi wangian bunga semerbak tak dapat dirahasiakan"

"Sesungguhnya hati itu bila telah hilang cintanya maka bagaikan kaca 

yang pecah tak dapat di tambal lagi"

"Biarlah ku berbicara padanya dengan secarik kertas dan tarian penaku ini, 

barangkali ia mahu menerima cintaku dengan tanpa penyesalan"

"Tiada jalan bagiku padanya selain menyebutnya dengan hati 

yang dapat mengobarkan api cinta dan rindu didadaku"

"Sungguh kok andaikan engkau minta saksi akan cintaku padamu 

maka basahnya pipiku dengan air mata lebih tepat sebagai saksi"

"Kalau engkau aku ibaratkan dengan bulan purnama yang terbit, 

berarti aku mengurangi hakmu sebab engkau lebih elok dan lebih indah"

"Bukan maksud hatiku berpisah denganmu, 

akan tetapi kehendak Allah diatas semua maksudku"

"Tak ada tabir penghalang yang dapat menjauhkan harapanku terhadap dirimu. 

Langit saja masih dapat diharap cerah ketika tertutup awan"

"Bila aku berbaring seorang diri dikamarku maka seketika itu terlintas bayangmu dalam hatiku"

"Hatipun kini terbakar, airmata berderai sudah, kesusahan makin menumpuk dada dan kesabaran sudah hilang bagaimana bisa ada ketenangan? 

pada orang yang tak bisa tenang karena terluka oleh amukan cinta, rindu dan gelisah"

 "Asmara seseorang itu dapat menyebabkan dia hina
dan mendamparkannya kesebuah bencana yang panjang"

"PIndahkanlah hatimu kemanapun yang engkau sukai dari cintamu (cinta kepada Allah).
Namun ketahuilah, tak ada cinta selain cinta pertama (cinta kepada Allah).
Banyak sekali tempat dibumi ini yang disukai oleh pemuda (hamba)
Sedangkan kerinduannya selamanya pada tempat tinggal yang
pertama (kembali kepada Allah)"


"Wahai jiwaku, sabarlah jangan bergejolak. Sebab apa yang
di tentukan Allah pasti akan terjadi"


"Bacalah suratku seolah-olah engkau melihatku, dan jika
engkau tidak merasa melihatku maka rasakanlah
aku yang melihatmu"





 

Posted By Kang Santri4:08:00 PM

Monday, January 30, 2012

Koleksi Kata Mutiara (Update)

Filled under:


Murtakibudz Dzunub - Siapakah orang yang ikhlas itu?. Suatu saat Yahya bin Mu'adz ditanya oleh seseorang, "kapan seseorang bisa menjadi ikhlas?". Beliau pun menjelaskan, bahwa seorang disebut mukhlis kalau perilakunya seperti perlilaku bayi yang tidak menghiraukan siapa yang memujinya dari kalangan manusia. [Tanbih Al Mughtarin] 
Do'a Rasulullah: "Ya Allah, hidupkan hamba selagi hidup masih baik bagi hamba. Dan matikan hamba selagi mati lebih baik bagi hamba"
Kita senantiasa muda untuk melakukan dosa. Tapi belum tentu tua untuk melakukan taubat...
Hidup bukanlah sebuah lomba yang selalu menuntut kita untuk menjadi nomor satu. Tapi hidup ialah masalah membuat prioritas. Prioritas apa saja yang kita miliki saat ini?.

Ditengah kesibukan kita akan dunia, setidaknya kita bisa menyisakan waktu mesti hanya 10 menit untuk orang yang kita sayangi, walau hanya menatap dan mengamatinya atau sekedar mendengar keluhannya.

Agar kita tidak menyesal jika dia sudah tiada. Karena selalu ada untuk orang yang kita sayangi, sudah menjadi salah satu prioritas. [Murtakibudz Dzunub]
"Semua penulis akan meninggal. Hanya karyanya-lah yang akan abadi sepanjang masa. Maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat nanti." [Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhahu]

Siapa tidak mendekat kepada Allah gara-gara halusnya kebaikan yang Dia berikan, maka ia akan diseret (supaya mendekat) dengan rantai cobaan” [Syaikh Ibnu Athai'ilahmenulis dalam kitabnya ‘Al-Hikam’]

Seorang Guru Sufi Menasehati : 
Anakku, Allah Maha Pengasih dalam segala suasana kepada hamba-Nya. Allah ingin agar hambanya menjadi orang yang shaleh dengan mendekatkan diri kepada-Nya. Maka diberikanlah rezeki kepada hamba-Nya dengan halus agar dia menyadari hadirnya rezeki dari Allah kemudian si hamba akan mendekat dan bersyukur. Rezeki bisa berbagai macam bentuknya, dapat berupa uang, keluarga (anak istri suami), pangkat, jabatan, karier,dan sebagainya.

Setiap pagi hari ,dua malaikat turun (kebumi), salah satu diantara keduanya berkata,
YA ALLAH ,berilah ganti kepada orang yg mau berinfak,dan satunya lagi berkata ,YA ALLAH,berilah kerusakan kepada orang yg tidak  mau berinfak (HR. Bukhari-Muslim). 
Barang siapa yg memiliki kelebihan tumpangan kendaraan,berbagilah dg orang yg tidak memiliki tumpangan... kendaraan,dan barang siapa yg memiliki kelebihan bekal,berbagilah dg orang yg tdk memiliki bekal (HR. Muslim). 
Barang siapa yg memiliki makanan utk dua orang,hendaklah ia mengundang orang yg ketiga(utk makan bersama) dan barang siapa yg memiliki makanan utk empat orang, hendaklah ia mengundang orang yg kelima atau keenam(utk makan bersama)"

"Menjadi PENTING itu BAIK.
Tapi menjadi BAIK itu lebih PENTING.
Maka jadi kanlah HARI INI lebih BAIK dari KEMARIN,
dan hari ESOK lebih BAIK dari HARI INI"
Peganglah hari lalu sebagai saksi yg adil.Keberadaanmu hari ini kan menjadi bukti. Kalau kemarin kau telah berbuat kejelekan.Gandakan kebaikan hari ini kau kan terpuji.jangan menunda kebaikan hari ini hingga esok. Boleh jadi esok datang kau telah pergi. Harimu bila dipergunakan mendatangkan kebaikan. Hari yg berlalu tak akan pernah kembali.

Orang mukmin itu tidak terikat kecuali oleh tiga masa; membekali diri utk kembali ke akhirat,berjuang utk kehidupan , dan menikmati apa yang tidak diharamkan.( HR. Abu Dzar r.a).

الخلق حال للنفس داعية لها إلى أفعالها من غير فكر ولا روية

“Akhlak adalah gerakan jiwa yang mendorong melakukan perbuatan dengan tanpa butuh pikiran dan pertimbangan.” (Ibnu Maskawaih)
Orang mukmin bisa merasa cemas karena enam hal, Yaitu:
1. Cemas (takut kepada Allah), khawatir jikalau sewaktu-waktu Allah mencabut kenikmatan iman.

2. Cemas akan malaikat hafadhah (pencatat), takut mereka mencantumkan amal yang dapat mempermalukan diri pada hari kiamat.

3. Cemas akan setan, takut seandainya ulah mereka menjadi sebab terhapusnya segala amal kebaikan diri.

4. Cemas akan malaikat maut, takut tiba-tiba nyawa dicabut, sedang diri tengah lengah atau lupa.

5. Cemas akan gemerlap dunia, takut diri terbujuk, terpukau, sehingga lupa kehidupan akhirat.

6. Cemas akan keluarga, takut terlalu disibukkan oleh mereka, sehingga lupa dari mengingat Allah 'azza wa jalla. (Sayyidina Utsman bin Affan r.a.) Dikutip dari kitab Nasha-ihul 'Ibad (Syihabuddin Ahmad bin Hajar al-'Asqalani)

Hiduplah sesukamu tapi engkau pasti mati, berbuatlah sesukamu tapi pasti engkau dibalas (menurut perbuatanmu itu), cintailah siapa saja tapi engkau pasti akan berpisah dengannya.
(Nasihat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW – Sahl bin Said)

Kita cela zaman ini, padahal cela ada pada kita. Tak ada cela pada zaman kita selain dari diri kita. Kita hina zaman yang tak berdosa. Andai zaman ini berbicara ia akan menghina kita. (Imam Syafi'i)

Kami dapat merasakan kenikmatan dalam hidup, ketika kami mampu bersabar. (Umar bin Khaththab ra.)

Berusahalah memahami orang lain dengan menempatkan diri kita sendiri pada posisi orang yang bersangkutan –> Teknik Empati. (Anonim)

Dalam berusaha lihatlah orang yang nasibnya lebih bagus dari kita (orang di atas kita), namun dalam hasil lihatlah orang yang nasibnya lebih buruk dari kita (orang di bawah kita). [Anonim]

Aku telah belajar untuk diam dari orang yang banyak omong, belajar toleran dari orang yang tidak toleran, dan belajar menjadi ramah dari orang yang tak ramah; namun, sungguh aneh, aku tak berterima kasih pada orang-orang ini. (Anonim)

Jangan tunggu termotivasi baru berbuat. Berbuatlah! Niscaya Anda termotivasi. (Anonim)

Saya tidak tahu kunci sukses, tetapi kunci kegagalan adalah mencoba menyenangkan setiap orang. (Anonim)

Tipe/jenis manusia dilihat caranya beribadah kepada Alloh swt.:
1. Tipe pedagang, yaitu orang yang melakukan sesuatu demi memperoleh imbalan yang menyenangkan. Temasuk dalam kategori ini adalah orang yang taat kepada Alloh karena mengharapkan di akhirat kelak akan dimasukkan ke surga.
       
2. Tipe budak, yaitu seseorang yang takut kepada majikannya. Ia taat kepada Alloh karena dorongan takut siksa neraka.  
 
3. Tipe robot, yaitu orang yang melakukan ibadah secara otomatis tanpa pemikiran dan penghayatan.
4. Tipe orang arif, yaitu orang yang beribadah sebagai balas jasa karena menyadari betapa besar anugerah Alloh yang telah diterima. (ibadah sebagai rasa syukur).

"Semua penulis akan meninggal. Hanya karyanya-lah yang akan abadi sepanjang masa. Maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat nanti." (Ali bin Abi Thalib)

Kata cinta, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, merupakan wakil dari perasaan kasih, sayang, atau rindu yang sangat dalam. Namun dalam konteks atau kadar kalimat tertentu, ia bisa juga mewakili perasaan sedih.

Cinta adalah salah satu sumber kekuatan unik dalam diri manusia. Ia menjadi tenaga penggerak hati dan jiwa yang akan menghasilkan sikap, perbuatan dan perilaku. Cinta bisa seperti yang terurai dalam sebait sajak dari film laris indonesia, Ketika Cinta Bertasbih:

Cinta adalah kekuatan yg mampu
Mengubah duri jadi mawar
Mengubah cuka jadi anggur
Mengubah sedih jadi riang
Mengubah amarah jadi ramah
Mengubah musibah jadi muhibah.

Namun demikian, cinta pun bisa menghasilkan perubahan yang sebaliknya:
mengubah mawar menjadi duri, dan seterusnya.

Hal yang demikian bisa terjadi karena cinta bersemayam di dalam hati yang bersifat labil. Seperti sabda Rasulullah saw. hati itu bersifat gampang terbolak-balik bagaikan bulu yang terombang-ambing oleh angin yang berputar-putar. Sebagaimana amal-amal dan perilaku kita yang senantiasa bersumber dari niat dan motivasi di dalam hati, maka cinta pun bisa mewujud dengan dasar niat yang beraneka rupa. Ada cinta yang tulus, penuh kerelaan. Namun ada pula cinta yang penuh duri dan racun. Ada cinta yang merupakan buah keimanan dan ketaqwaan. Namun ada pula cinta yang berlandaskan nafsu hina.

Bagi seorang muslim dan beriman, cnta terbesar dan cinta hakiki ialah cinta kepada Allah. Bentuk cinta dapat kita wujudkan dalam berbagai rupa tanpa batas ruang dan waktu dan kepada siapa atau apa saja asalkan semuanya bersumber dari kecintaan kita kepada Allah dan karena menggapai ridha-Nya.

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (Al-Baqarah: 165)

Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (ikutilah Muhammad saw.), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. (Ali Imran: 31)

“Tali iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.” (HR. At Tirmidzi)

Agar cinta tidak menjerumuskan kita ke dalam lubang kehinaan, ada baiknya kita mengambil hikmah dari sumber-sumber islam dan perkataan para ulama berikut ini.

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji. (Hamka)

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat. (Hamka)

Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya. Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)

Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya. Salman al Farisi (Az Zuhd, Imam Ahmad)

Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya. Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)

Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu. (Ali bin Abi Thalib)

Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.

Jika SENDIRI jangan merasa sepi. Ada Allah yang MENGAWASI
Jika SEDIH jangan pendam dalam hati. Ada Allah tempat BERBAGI

Jika MARAH, jaga fikiran & hati. Ada Allah tempat MENENANGKAN DIRI
Jika SUSAH jangan merasa pilu. Ada Allah tempat MENGADU

Jika GAGAL jangan berputus asa. Ada Allah tempat MEMINTA
Jika BAHAGIA jangan menjadi lupa. Ada Allah tempat MEMUJA

Jika allah tidak mempertemukan kita didunia maka aku akan selalu berdoa agar allah mempertemukan kita disurga. Untuk itu bantulah aku mencintai tuhanku lebih besar dari pada aku mencintaimu. (Ahmad Faried's)

Baik mana? memohon kepada Tuhan supaya meringankan cobaan. Atau berdoa kepada Tuhan agar diberi kekuatan untuk menghadapinya? 
Ada kalanya kita harus menaggalkan prinsip hidup kita sebentar demi sebuah keadaan yang mengharuskan kita melakukan hal yang demikian.
Kita cela zaman ini, padahal cela ada pada kita. Tak ada cela pada zaman kita selain dari diri kita. Kita hina zaman yang tak berdosa. Andai zaman ini bisa berbicara maka ia akan menghina kita. (Imam Syafi'i)
Tidak ada yg salah saat kita menunjukkan kepedulian pada seseorang, tapi yang salah adalah saat kita mengharapkan dia juga melakukan hal yang sama pada kita.
  
.Kebanyakan para penghuni surga adalah orang-orang yang berfikir sederhan
[Diriwayatkan oleh Al-Bukhori dalam kitab 'Syu'abul Iman']
 
 
أرح نفسك من التدبير, فماقام به غيرك عنك لا تقم به لنفسك (حكم)

Istirahatkan dirimu/fikiranmu dari pada kerisauan mengatur kebutuhan duniawimu. Sebab apa yang sudah dijamin/diselesaikan oleh selainmu, tidak usah kau sibuk memikirkannya. 
 

Seorang sufi pernah berkata dalam sebuah syair;

"Alaa yaa ayyuhal mar'u alladzil hammu bihi barroh
Idzasytaddat bikal 'usro, fafakkir fi alam nasyroh"

[Wahai orang yang yang banyak kesusahan, jika musibahmu telah memuncak
bacalah surat 'Alam Nasyroh']


Berlapang dada itu indah kawan, karena dedikasi dan nilai sebuah pengorbanan itu amatlah manis. [jalani saja jangan mengintip hasil akhir]

Sahabat Umar ra. pernah berkata: “Dulunya kita adalah kaum yang paling hina, kemudian Allah SWT memuliakan kita dengan agama Islam, maka kalau kita mencari kemuliaan dengan selain agama Islam ini, pasti Allah SWT akan menjadikan kita lebih hina dan rendah tidak ada nilai. (Riwayat Al-Hakim dalam Al-Mustadrak).

Jarang sekali terjadi karunia besar dari Allah, kecuali secara mendadak
(tiba-tiba). Supaya tidak ada orang yang mengaku bahwa ia dapat karena telah mengadakan persiapan untuk menerima karunia itu. [Hikam]
 

Posted By Kang Santri4:04:00 PM

Friday, January 20, 2012

Mutiara Kata Syaikh Abul Hasan Asy-Syadhili

Filled under:


Sebab-sebab sempit dan susah pikiran itu ada tiga:
1. Karena berbuat dosa, dan unutuk mengatasinya dengan bertaubat dan beristighfar.
2. Karena kehilangan dunia, maka kembalilah kepada Allah SWT. Sadarlah bahwa itu bukan kepunyaanmu dan hanya titipan dan akan ditarik lagi oleh Allah SWT.
3. Disakiti orang lain, kalau dianiaya orang lain maka bersabarlah dan sadarlah bahwa semua itu yang membuat adalah Allah SWT, untuk mengujimu.


Keramat itu tidak diberikan kepada orang yang mencarinya dan menuruti keinginan nafsunya. Dan tidak pula diberikan kepada orang yang badannya digunakan untuk mencari keramat.  Yang di beri keramat hanya orang yang tidak merasa diri mencari keramat dengan amalnya. Akan tetapi ia selalu di sibukkan dengan pekerjaan-pekerjaan yang disenangi Allah dan merasa mendapat anugerah dari Allah semata. Tidak menaruh harapan dari kebiasaan diri dan amalnya.


Kamu jangan menyebarkan ilmu yang bertujuan agar manusia membetulkanmu dan menganggap baik padamu, akan tetapi sebarkanlah ilmu dengan tujuan agar Allah SWT membenarkanmu.

Posted By Kang Santri6:00:00 AM